Sarana Informasi Penyuluhan Pertanian

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 23 September 2019


AWAS..!!! BAHAYA PUPUK KANDANG
YANG KURANG MATANG PADA TANAH PERTANIAN




Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik oleh Gapoktan se Kecamatan Baron
     Di pedesaan, sangat biasa bagi sebuah keluarga untuk memiliki hewan ternak. Permasalahan yang terkadang muncul adalah banyak petani yang menggunakan pupuk kandang tanpa mengetahui standar ideal kematangan pupuk. Peternak biasanya membiarkan kotoran ternak hingga berhari-hari di kandang atau ditimbun di ruang terbuka. Oleh karena itu Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik yang diikuti oleh perwakilan petani se Kecamatan Baron yang betempat di Gapoktan Ridho Tani Desa Gebangkerep Kecamatan Baron.

     Dalam pelatihan ini dijelaskan metode pembuatan pupuk organik yang mudah dan mudah diaplikasikan. Limbah kotoran ternak yang ditumpuk tanpa perlakuan tertentu belum bisa dikategorikan sebagai pupuk. Setiap hari terdapat kotoran baru yang muncul kemudian ditumpuk lagi di bagian atasnya. Proses dekomposisi secara alami oleh alam tanpa bantuan Suplemen Organik Cair (SOC), misal : EM4 berlangsung dalam jangka waktu lama, 3 -6 bulan Sehingga pada saat waktu pemupukan tiba, hanya bagian bawah kotoran yang sudah terdekomposisi, sedangkan bagian atas masih mentah. Pupuk yang diberikan dalam kondisi kurang matang menimbulkan berbagai dampak negatif dan belum siap diserap oleh tanaman.

Dampak Penggunaan Kotoran Ternak yang Kurang Matang

1. Menyerap Unsur Hara Dalam Tanah
Pupuk Kandang Yang Belum 
Terdekomposisi Sempurna
     Proses pembusukan kotoran ternak oleh mikroorganisme memerlukan unsur Nitrogen (N) dan Oksigen (O2) dalam prosesnya, sehingga mikroorganisme mengambil unsur hara yang tersedia dalam tanah dalam jumlah besar. Hal ini akan mengurangi ketersediaan hara dalam tanah yang seharusnya bisa dimanfaatkan tanaman dalam proses pertumbuhannya.

2. Meningkatkan suhu tanah
     Kandungan karbon dan nitrogen pada kotoran merangsang pertumbuhan mikroorganisme pengurai dan menyebabkan kenaikan suhu tanah. Pupuk kandang yang belum matang mengandung gas metane, yang menyebabkan tanaman layu kering dija diaplikasikan secara langsung. Selain itu pupuk kandang yang masih panas juga akan membunuh cacing tanah yang baik untuk kesuburan tanah.

3. Mengandung racun dan patogen bagi tanaman
     Proses dekomposisi yang kurang sempurna memungkinkan munculnya patogen tertentu seperti jamur, gulma, dan bakteri merugikan, dan senyawa asam organik, amoniak, dan fenol yang bersifat racun bagi
pertumbuhan tanaman. 

Standard Ideal Kematangan Pupuk Kandang
Pupuk kendang yang sudah terdekomposisi sempura dan siap digunakan untuk tanaman memiliki beberapa karakteristik, antara lain: 
1. Tidak mengeluarkan bau khas kotoran.
2. Mengalami perubahan warna menjadi hitam kecokelatan.
3. Kondisi suhu normal.
4. Tekstur kering dan mudah remuk jika diremas.

Teknik Fermentasi Pupuk Kandang
Oleh karena itu, hendaknya kotoran ternak diperlakukan dahulu sebelum digunakan untuk menghindari berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, salah satunya menggunakan metode fermentasi. Adapun cara fermentasi pupuk kandang adalah sebagai berikut :
  1. Pupuk kandang ditabur dengan ketebalan sekitar 10 cm.
  2. Abu, Dolomit dan bio stardec (atau EM4) diaduk kemudian disebarkan diatas tumpukan pupuk kandang hingga merata.
  3. Taburkan pupuk kandang diatas taburan campuran bahan-bahan tadi dengan ketinggian sekitar 10 cm. Kemudian tutup rapat menggunakan plastik atau terpal dan diamkan selama 1 bulan.
  4. Setelah itu di aduk merata dan diamkan selam 4 - 5 Hari. Pupuk kandang yang sudah difermentasi sudah siap untuk digunakan

*Penulis : Purwandhito Rahmanto Adi, SP.
                Penyuluh Pertanian WKPP Baron III
                Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron


Share:

Kamis, 29 Agustus 2019

INOVASI P4S “SHEEP ENERGY” BARON BETERNAK DOMBA TANPA “NGARIT”

Penggemukan Domba Milenial "Sheep Energy"
Dusun Sumurpandan, Jekek, Baron
Inovasi beternak kambing secara modern tanpa pakan rumput merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi tingginya biaya tenaga kerja pencari rumput. Metode ini sukses dikembangkan oleh Ato Urrohman, S.E melalui Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) “Sheep Energy”, badan usaha yang bergerak di bidang penggemukan kambing dan domba yang berlokasi di Dusun Sumurpandan, Desa Jekek, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. 

Sejak dirintis pada tahun 2013, P4S “Sheep Energy” berupaya mengembangkan inovasi pemanfaatan sisa hasil pertanian yang difermentasi menjadi alternatif pakan ternak kambing. Bahan yang bisa digunakan tersedia melimpah di alam, antara lain jerami, jagung giling, kulit kacang, dll. Teknik pembuatan pakan ternak fermentasi sangat sederhana, murah dan mudah diterapkan, yaitu :
  • Mencampur larutan Suplemen Organik Cair (SOC) dengan larutan molase/tetes tebu dan air secukupnya kemudian didiamkan selama 1 jam.
  • Mencacah bahan dasar pakan fermentasi (jerami, jagung giling, kulit kacang, dll.) untuk mempermudah proses fermentasi dan dicampurkan dengan bahan alami lain seperti dedak/bekatul. 
  • Menyiramkan SOC ke bahan dasar pakan sampai merata kemudian dimasukkan ke dalam tong plastik dan ditutup rapat dan didiamkan hingga 1-2 hari hingga siap digunakan. 
Proses Fermentasi Pakan Ternak Shepp Energy Baron
     Pakan kambing olahan yang difermentasi memiliki banyak manfaat dibandingkan dengan pakan rumput konvensional. Pakan fermentasi lebih mudah dicerna oleh hewan ternak. Selain itu kebutuhan nutrisi dalam pakan sudah terpenuhi sehingga pertumbuhan ternak akan lebih cepat dibandingkan dengan diberi pakan biasa (rumput), biasanya pertumbuhan 2 – 4 kali meningkat dibandingkan pakan biasa. Rata-rata 2,5 – 14 kg/minggu, sedangkan tanpa SOC rata-rata 2,5 kg/bulan. 
         Dengan menerapkan inovasi tersebut, hanya dalam tempo 5 (lima) tahun, aset domba P4S “Sheep Energy” bisa berkembang dari 40 ekor menjadi 1.200 ekor. Domba yang diberi pakan fermentasi terlihat lebih cepat gemuk dan sehat karena nutrisi yang tersedia pada bahan pakan lebih cepat terserap. 

     
Kujungan Bupati Nganjuk di Penggemukan Domba Milenial Baron

Model peternakan tersebut telah mendapat apresiasi oleh Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, S. Sos, M.M. Beliau menyampaikan bahwa model tersebut dapat dijadikan contoh sebagai role model untuk mendukung pelaksanaan program pertanian dan peternakan sehat terpadu di Kabupaten Nganjuk. Selain itu P4S “Sheep Energy” juga menerapkan model peternakan terpadu dengan mengolah limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dengan bantuan biodekomposer. Pupuk kompos olahannya telah banyak digunakan oleh petani di sekitar wilayah Kabupaten Nganjuk untuk pupuk dasar tanaman jagung dan cengkeh. 


*Penulis : Purwandhito Rahmanto Adi, SP. 
                Penyuluh Pertanian WKPP Baron III 
                Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron
Share:

Selasa, 09 Juli 2019

BUDIDAYA TANAMAN SEHAT LANGKAH AWAL NGANJUK MENYAMBUT REVOLUSI PERTANIAN 4.0

     'Budidaya Tanaman Sehat dan Pengembangan Usaha Tani Terpadu' adalah tema dari kegiatan Temu Wicara yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk di Dusun Kuniran, Desa Jekek,Kecamatan Baron bersama Bapak Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, S.Sos., MM. Dalam kegiatan ini ditampilkan berbagai macam produk hasil pertanian sehat dari Kecamatan Baron yang meliputi komoditas sayuran sehat dan produk UMKM binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Baron.

Kunjungan Bupati Nganjuk dalam kegiatan Temu Wicara di Desa Jekek Kecamatan Baron
       Dalam rangka mendukung program pengembangan tanaman sehat, khususnya komoditas sayuran sehat, Kelompok Tani Sendang Makmur bekerjasama dengan Pemerintah Desa Jekek dan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mengembangkan berbagai jenis komoditas sayuran, antara lain : kangkung, bunga kol (cauliflower), cabai, sawi, dan kacang panjang. Tujuan pelaksanaan program ini adalah menciptakan sayuran sehat yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit, meningkatkan keberagaman hayati dengan penggunaan tanaman refugia untuk meningkatkan kesemibangan alami, mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia, untuk menghasilkan sayuran yang sehat dan minim residu kimia sehingga masyarakat menjadi sehat.

Demo Plot Komoditas Sayuran Sehat oleh Poktan Sendang Tani Desa Jekek dan
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron
       Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bupati Nganjuk. Dalam sambutannya, beliau mengharapkan semua petani di Kabupaten Nganjuk benar benar mendukung dan melaksanakan program tanaman sehat. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan nilai ekonomi produk pertanian Kabupaten Nganjuk dan menciptakan sumberdaya manusia yang hebat dan berkualitas di Kabupaten Nganjuk. Program tanaman sehat ini dapat dilaksanakan dengan pengurangan penggunaan pupuk kimia secara bertahap dalam kegiatan budidaya sehingga menghasilkan hasil panen yang lebih sehat.

      Tentunya program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi semua pihak, khususnya masyarakat petani, Petugas Penyuluh Lapang (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian. Arah pengembangan pertanian di Kabupaten Nganjuk ditujukan ke arah pertanian organik. Oleh karena itu kedepannya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bermaksud akan memberikan dukungan penuh dan penataan pasar sehingga produk tanaman sehat hasil petani Nganjuk memiliki nilai jual tinggi dan diterima oleh pasar sehingga kesejahtraan petani akan meningkat.


*Penulis : Purwandhito Rahmanto Adi, S.P
                 Penyuluh Pertanian WKPP Baron III

Share:

Senin, 01 Juli 2019

KECAMATAN BARON GO MIX FARMING

    Mix Farming adalah teknik pertanian organik terpadu berbasis peternakan, perkebunan, dan hortikultura komersial yang diarahkan pada penataan lahan pertanian rakyat yang lokal menuju pertanian rakyat yang modern dengan mengedepankan produksi yang lebih optimal yang di dalamnya diisi dengan berbagai usaha pertanian, dengan harapan setiap jengkal tanah yang ada menjadi lebih produktif, Sasaran dari pada Mix Farming itu adalah lahan kering, lahan tadah hujan atau lahan - lahan yang tidak memperoleh fasilitas jaringan irigasi dengan baik. 

Penanaman Sayuran Mix Farming di Dusun Kuniran Desa Jekek Kecamatan Baron
    Melihat kondisi lahan pertanian di Kecamatan Baron ada sebagian lahan yang potensi untuk dikembangkan dengan Teknik Mix Farming. Oleh karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mengangkat wilayah ini menjadi kawasan pertanian Mix Farming dengan mengembangkan komoditas buah dan sayuran sehat. Adapun berbagai manfaat yang bisa diperoleh dengan menerapkan teknik budidaya Mix Farming adalah sebagai berikut : 
  1. Meningkatkan kepekaan dan pengetahuan petani terhadap potensi dan sumber daya lingkungn tempat tinggalnya.
  2. Meningkatkan kualitas SDM petani dalam penguasaan produksi dan pendistribusiannya.
  3. Meningkatkan posisi tawar petani.
  4. Menerapkan metode perdagangan.
  5. Meningkatkan pendapatan petani.
     Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mulai mengembangkan teknik budidaya ini bekerja sama dengan Kelompok Tani Sendang Tani yang berlokasi di Dusun Kuniran, Desa Jekek, Kecamatan Baron dengan pertimbangan wilayah ini tidak mendapatkan fasilitas jaringan irigasi yang baik. Untuk mengawali kegiatan Mix Farming ini kami bersama petani mulai menanam komoditas sayuran organik (Sayuran Sehat). Komoditas sayuran yang dibudidayakan meliputi sawi, bunga kol, kangkung, tomat, gambas, terong, dll. 

Mix Farming Berbagai Jenis Tanaman Sayuran Organik  
    Sayuran dibudidayakan tanpa menggunakan pupuk kimia, Namun menggunakan pupuk organik kompos yang digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk kimia. Hasil budidaya menunjukkan bahwa sayuran yang dibudidayakan dengan pupuk organik memiliki pertumbuhan yang baik dan hasilnya tidak kalah dengan pupuk kimia. Selain itu, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron bersama petani Dusun Kuniran Desa Jekek mulai mengembangkan tanaman sayuran sehat di lahan pekarangan rumah masing- masing walaupun dalam luasan yang sempit dan tidak didukung jaringan irigasi yang memadai. 

    Dalam rangka pemasaran komoditas hasil sayuran sehat yang akan diperoleh, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jekek Kecamatan Baron dalam pembangunan Pasar Tani. Pasar Tani tersebut berlokasi di Wisata Agro “Ono Kabe” Desa Jekek, Kecamatan Baron. Harapan ke depan, dengan adanya pasar tani tersebut bisa mempromosikan dan memasarkan produk pertanian sehat di Desa Jekek Selain itu Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron akan mengadakan kegiatan Klinik Pertanian yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Jekek di Agrowisata “Ono Kabeh”. Kegiatan Klinik Pertanian tersebut bisa dimanfaatkan oleh pengunjuk agrowisata, selain menikmati fasilitas agrowisata juga sebagai media penyuluhan dan konsultasi masalah pertanian. 


*Penulis : Titik Sri Handayani 
THL- TBPP WKPP Baron V 
Share:

Arsip Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Recent Posts

Comments

Featured Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Tags

Gallery

Entertainment

Travel

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support