Mix Farming adalah teknik pertanian organik terpadu berbasis peternakan, perkebunan, dan hortikultura komersial yang diarahkan pada penataan lahan pertanian rakyat yang lokal menuju pertanian rakyat yang modern dengan mengedepankan produksi yang lebih optimal yang di dalamnya diisi dengan berbagai usaha pertanian, dengan harapan setiap jengkal tanah yang ada menjadi lebih produktif, Sasaran dari pada Mix Farming itu adalah lahan kering, lahan tadah hujan atau lahan - lahan yang tidak memperoleh fasilitas jaringan irigasi dengan baik.
![]() |
| Penanaman Sayuran Mix Farming di Dusun Kuniran Desa Jekek Kecamatan Baron |
Melihat kondisi lahan pertanian di Kecamatan Baron ada sebagian lahan yang potensi untuk dikembangkan dengan Teknik Mix Farming. Oleh karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mengangkat wilayah ini menjadi kawasan pertanian Mix Farming dengan mengembangkan komoditas buah dan sayuran sehat. Adapun berbagai manfaat yang bisa diperoleh dengan menerapkan teknik budidaya Mix Farming adalah sebagai berikut :
- Meningkatkan kepekaan dan pengetahuan petani terhadap potensi dan sumber daya lingkungn tempat tinggalnya.
- Meningkatkan kualitas SDM petani dalam penguasaan produksi dan pendistribusiannya.
- Meningkatkan posisi tawar petani.
- Menerapkan metode perdagangan.
- Meningkatkan pendapatan petani.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron mulai mengembangkan teknik budidaya ini bekerja sama dengan Kelompok Tani Sendang Tani yang berlokasi di Dusun Kuniran, Desa Jekek, Kecamatan Baron dengan pertimbangan wilayah ini tidak mendapatkan fasilitas jaringan irigasi yang baik. Untuk mengawali kegiatan Mix Farming ini kami bersama petani mulai menanam komoditas sayuran organik (Sayuran Sehat). Komoditas sayuran yang dibudidayakan meliputi sawi, bunga kol, kangkung, tomat, gambas, terong, dll.
![]() |
| Mix Farming Berbagai Jenis Tanaman Sayuran Organik |
Sayuran dibudidayakan tanpa menggunakan pupuk kimia, Namun menggunakan pupuk organik kompos yang digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk kimia. Hasil budidaya menunjukkan bahwa sayuran yang dibudidayakan dengan pupuk organik memiliki pertumbuhan yang baik dan hasilnya tidak kalah dengan pupuk kimia. Selain itu, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron bersama petani Dusun Kuniran Desa Jekek mulai mengembangkan tanaman sayuran sehat di lahan pekarangan rumah masing- masing walaupun dalam luasan yang sempit dan tidak didukung jaringan irigasi yang memadai.
Dalam rangka pemasaran komoditas hasil sayuran sehat yang akan diperoleh, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jekek Kecamatan Baron dalam pembangunan Pasar Tani. Pasar Tani tersebut berlokasi di Wisata Agro “Ono Kabe” Desa Jekek, Kecamatan Baron. Harapan ke depan, dengan adanya pasar tani tersebut bisa mempromosikan dan memasarkan produk pertanian sehat di Desa Jekek Selain itu Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baron akan mengadakan kegiatan Klinik Pertanian yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Jekek di Agrowisata “Ono Kabeh”. Kegiatan Klinik Pertanian tersebut bisa dimanfaatkan oleh pengunjuk agrowisata, selain menikmati fasilitas agrowisata juga sebagai media penyuluhan dan konsultasi masalah pertanian.
*Penulis : Titik Sri Handayani
THL- TBPP WKPP Baron V








0 komentar:
Posting Komentar